KISAHASALUSUL.BLOGSPOT.COM

Mengenal Ajian Pancasona (Rawa Rontek) Si Ilmu Kebal

Ajian pancasona adalah ajian yang sering digunakan oleh orang zaman dahulu untuk memperkuat diri dan pertahanannya ketika berperang. Dengan ajian pancasona, seseorang akan bisa hidup kekal abadi hingga hari kiamat tiba. Seorang dengan ajian ini hanya akan mati jika tubuhnya dipisah menyebrang sungai dan digantung agar tidak menyentuh tanah. Jika jasadnya menyentuh tanah, bagian-bagian tubuh tersebut dapat kembali bersatu, dan orang yang memiliki ajian ini bisa hidup lagi. Penasaran seperti apa uniknya ajian pancasona ini? Simak uraiannya berikut ini!

Ajian Pancasona

Ajian pancasona adalah ajian ilmu hitam yang sering dimiliki jawara-jawara tanah jawa di masa silam. Mereka menggunakan ajian ini untuk memperoleh hidup kekal. Mereka tak akan bisa dikalahkan ketika berperang tanding. Tubuhnya yang terluka saat duel bisa dengan sekejap kembali pulih, tubuhnya yang terputus bisa kembali menyatu, bahkan saat ia mati, ia bisa hidup kembali.

Ajian Pancasona (Rawa Rontek)
Ajian pancasona banyak digunakan oleh pejuang-pejuang masa silam untuk melawan penjajah. Beberapa arsip Belanda kuno bahkan sempat menuliskan keampuhan ajian pancasona ini. Tentara-tentara Belanda sering kewalahan jika berperang secara fisik dengan jawara-jawara tanah air. Bukan hanya kulit mereka yang tak tembus peluru, tulang mereka juga sekeras baja. Sangat tak mungkin untuk dikalahkan kecuali dengan bantuan politik pecah belah (devide et impera).

Ajian Pancasona di Zaman Sekarang

Di zaman ini, ajian pancasona dianggap tak lebih dari sekedar dongeng kosong para orang tua untuk melelapkan tidur anaknya. Banyak orang yang tak percaya jika ajian satu ini adalah ajian yang benar-benar nyata. Ajian yang ampuh, ajian pancasona kini telah musnah punah.

Selain karena jarang diturunkan, ajian pancasona juga memiliki efek yang cukup mengerikan. Orang yang memiliki ajian ini tidak akan bisa mati, jasadnya juga tak bisa diterima bumi. Orang-orang dengan ajian pancasona akan berubah menjadi jenglot. Tubuhnya mengecil, mengecil, dan terus mengecil, sedang rambut, gigi, dan kukunya terus tumbuh.
Bismillahirrohmanirrohim,
niyat ingsun amatek ajiku aji pancasona,
ana wiyat jroning bumi, surya murub ing bantala,
bumi sap pitu,anelahi sabuwana,
rahina tan kena wengi, urip tan kenaning pati,
ingsung pangawak jagad, mati ora mati.

Tlinceng geni tanpa kukus, ceng, cleneng, ceng, cleneng,
kasangga ibu pertiwi, tangi dewe,urip dewe aning jagad,
mustika lananging jaya, hem,aku si pancasona,
ratune myawa sakelir.
Saya sendiri menyarankan Anda untuk tidak mempelajari ajian ini, mengingat di era sekarang ajian tersebut tentu sudah tidak banyak memiliki fungsi. Orang tak lagi menggunakan kekuatan fisik untuk mengalahkan lawannya. Mereka hanya menggunakan otak dan akalnya.

Namun, jika Anda merasa memang membutuhkan ajian ini untuk tujuan melindungi diri, saya bersedia memberikan amalan yang bisa membantu Anda memperoleh aji pancasona ini. Tapi ingat, Andalah yang menanggung semua risiko dari apa yang Anda lakukan. Saya hanya menyampaikan ilmu seperti yang dituturkan oleh kakek buyut saya yang seorang veteran.

Ajian Pancasona (Rawa Rontek)

Amalan untuk Memperoleh Ajian Pancasona

Perlu diketahui, amalan yang Anda lakukan untuk memperoleh ilmu ajian rawa rontek adalah amalan yang berat. Anda harus ikhlas melakukannya jika ingin amalan-amalan berikut ini membuahkan hasil.
  • Amalan pertama adalah melakukan puasa senin kamis selama 7 bulan secara berturut-turut.
  • Setelah puasa senin kamis tersebut selesai, 3 hari berikutnya lanjutkan dengan puasa sunah 40 hari secara berturut-turut pula.
  • Selama berpuasa senin kamis dan puasa 40 hari, setiap kali sholat fardlu, bacalah rapal ajian pancasona di bawah ini sebanyak 21 kali.
  • Selama berpuasa, Anda juga diwajibkan untuk melaksanakan sholat hajat setiap malam dan membaca rapal ajian pancasona sebanyak 21 kali.
  • Malam terakhir yaitu hari ke 41 puasa, pastikan Anda tidak tidur selama sehari semalam. Usahakan selalu menjaga kesucian badan dari hadas dan najis.

Nah, itulah sekilas informasi tentang ajian pancasona. Untuk menjaga karomahnya, Anda diharuskan untuk setiap kali usai sholat fardlu membaca ajian pancasona di atas sebanyak 3 kali. Semoga bermanfaat.

1 Response to "Mengenal Ajian Pancasona (Rawa Rontek) Si Ilmu Kebal"

  1. Sya mau tnya nih kpd admin nya,,,gmn mnurut admin klo ilmu itu d kasih dr moyang nya,,,apakah itu gk usah mlaksanakn puasa yg d tentukan,,,,?

    BalasHapus