KISAHASALUSUL.BLOGSPOT.COM

Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap

Tari maengket adalah salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat etnis Minahasa, Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan simbol ucapan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah dan sering dipentaskan saat upacara pesta panen padi setiap tahun. Salah satu daerah di Minahasa yang masih menggelar upacara kebudayaan ini misalnya di Desa Ranowangko, Kecamatan Kombi. Berikut kita akan bahas seputar tarian unik satu ini mulai dari asal usul, sejarah, gerakan, kostum, musik pengiring, hingga perkembangannya.

Asal Usul Sejarah Tari Maengket

Beberapa budayawan dan ahli sejarah meyakini bahwa asal usul tari maengket bermula dari kebudayaan masyarakat Minahasa zaman dulu saat pertama kali mereka mengenal usaha budidaya pertanian. Tak diketahui siapa penciptanya, yang jelas, tarian yang biasa dipentaskan saat pesta panen ini sekarang telah berkembang dengan sangat pesat, mulai dari variasi gerakan dan koreografinya, hingga dari tujuan penggunaannya.

Tari Maengkat
Tarian maengket kini bukan hanya dimainkan saat menjelang panen saja. Saat ada tamu agung atau saat hari-hari besar, tarian ini juga sering dipentaskan sebagai tari hiburan. Bahkan tari maengket beberapa tahun terakhir juga sudah menjadi salah satu ikon wisata budaya di Provinsi Sulawesi Utara.

Gerakan Tari Maengket

Tari maengket pada perkembangannya, terbagi menjadi beberapa jenis gerakan. Masing-masing gerakan ini ditujukan tentunya untuk tujuan yang berbeda-beda. Berikut adalah masing-masing gerakan tersebut.
  1. Maowey Kamberu; Gerakan tari maengket yang pertama adalah Maowey Kamberu atau Owey Kamberu. Gerakan ini adalah gerakan yang menyimbolkan ucapan rasa syukur atas hasil pertanian yang berlimpah setelah masyarakat bejibaku dalam usaha menanam dan merawat padinya. Gerakan ini dipimpin oleh seorang Walian in Uma denga memanjatkan doa-doa tertentu hingga ia kesurupan dewi bumi.
  2. Marambak; Marambak adalah gerakan tarian maengket yang menggambarkan semangat gotong royong (mapalus) dalam membuat rumah baru. Gerakan tarian ini biasa dipentaskan saat pemilik rumah baru mulai mengisi rumahnya (rurumbak). 
  3. Lalayaan; Lalayaan adalah gerakan tarian Maengket yang menggambarkan kisah bagaimana para bujang gadis Minahasa dalam mencari jodoh mereka. Tarian ini juga sering disebut tarian pergaulan muda-mudi.

Kostum Tari Maengket

Tari maengket adalah contoh tari berpasangan yang umumnya dimainkan oleh 20 sampai 30 orang penari, 15 penari pria dan 15 penari wanita. Kesemua penari tersebut akan menggunakan pakaian atau kostum berwarna cerah, seperti merah, biru, merah jambu, kuning, hitam, hijau, dan putih. Khusus untuk penari pria umumnya akan menggunakan properti berupa ikat kepala berwarna merah.

Gerakan Tari Maengkat

Iringan Musik

Selama menari, para penari akan diiringi oleh permainan instrumen atau alat musik tradisional berupa tambur, tetengkoren (tuked), kolintang besi (momongan), dan gong. Selain dengan iringan tersebut, para penari juga akan menyanyi bersama-sama untuk memeriahkan suasana. Lagu yang dinyanyikan dalam hal ini tentunya adalah lagu bernuansa adat.

Nah, itulah sekilas pembahasan tentang asal usul, sejarah, gerakan, kostum, dan berbagai hal mengenai tari maengkat. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap"