KISAHASALUSUL.BLOGSPOT.COM

14 Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai + Gambar

Kerajaan Kutai. Sebuah kerajaan Hindu pertama di Indonesia yang berdiri sejak abad ke 4 Masehi ini tentu sudah kita pernah dengar kisahnya. Ya, kerajaan ini memang sering dibahas di buku-buku pelajaran sekolah kita. Namun, meski sudah dibahas secara menyeluruh di bangku pendidikan, kebanyakan kita tentu belum pernah mendengar peninggalan sejarah Kerajaan Kutai yang hingga kini masih ada, padahal peninggalan-peninggalan sejarah tersebutlah yang sebetulnya bisa membuat kita yakin tentang kedigdayaan asal usul kerajaan yang berletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur di masa silam ini. Menyadari hal tersebut, saya akan membahas peninggalan kerajaan kutai sebagai tambahan informasi bagi Anda. Silakan disimak!

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Di abad 21 sekarang ini, beberapa peninggalan sejarah Kerajaan Kutai masih bisa kita temukan di Museum Mulawarman yang letaknya ada di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara. Jika Anda suatu saat berkunjung ke kota itu, sempatkanlah diri Anda untuk menengok bukti kebesaran dari kerajaan kutai. Saya sendiri beberapa waktu lalu berkunjung ke sana. Dengan tiket masuk Rp. 2.000, saya telah berhasil menikmati bukti eksotika masa lampau dengan melihat beberapa penginggalan kerajaan kutai. Apa saja peninggalannya itu?

Peninggalan 1. Prasasti Yupa

Prasasti Yupa adalah salah satu peninggalan sejarah kerajaan kutai yang paling tua. benda bersejarah satu ini merupakan bukti terkuat adanya kerajaan hindu yang bercokol di atas tanah Kalimantan. Sedikitnya ada 7 prasasti yupa yang hingga kini masih tetap ada. Apa saja? Simak ulasannya pada posting khusus kami yang membahas tentang 7 isi prasasti Yupa di sini.

Peninggalan 2. Ketopong Sultan

Ketopong adalah mahkota Sultan Kerajaan Kutai yang terbuat dari emas. Beratnya 1,98 kg dan saat ini disimpan di Musium Nasional di Jakarta. Ketopong sultan kutai ditemukan pada 1890 di daerah Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Di Musium Mulawarman sendiri, ketopong yang dipajang adalah ketopong tiruan.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Peninggalan 3. Kalung Ciwa

Kalung Ciwa adalah peninggalan sejarah kerajaan Kutai yang ditemukan pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Penemuan terjadi pada tahun 1890 oleh seorang penduduk di sekitar Danau Lipan, Muara Kaman. Kalung Ciwa sendiri hingga saat ini masih digunakan sebagai perhiasan kerajaan dan dipakai oleh sultan saat ada pesta penobatan sultan baru.

Peninggalan 4. Kalung Uncal

Kalung Uncal adalah kalung emas seberat 170 gram yang dihiasi liontin berelief cerita ramayana.  Kalung ini menjadi atribut kerajaan Kutai Martadipura dan mulai digunakan oleh Sultan Kutai Kartanegara pasca Kutai Martadipura berhasil di taklukan. Adapun berdasar penelitian para ahli, kalung uncal sendiri diperkirakan berasal dari India (Unchele). Di dunia, saat ini hanya ada 2 kalung uncal, satu berada di India dan satunya lagi ada di Museum Mulawarman, Kota Tenggarong.

Peninggalan 5. Kura-Kura Emas

Peninggalan sejarah kerajaan kutai yang menurut saya cukup unik adalah kura-kura emas. Benda ini sekarang ada di Musium Mulawarman. Ukurannya sebesar setengah kepalan tangan. Dan berdasarkan label yang tertera di dalam etalasenya, benda unik ini ditemukan di daerah Long Lalang, daerah yang terletak di hulu sungai Mahakam.

Adapun berdasar riwayat, benda ini diketahui merupakan persembahan dari seorang pangeran dari Kerajaan di China bagi sang putri raja Kutai, Aji Bidara Putih. Sang Pangeran memberikan beberapa benda unik pada kerajaan sebagai bukti kesungguhannya yang ingin mempersunting sang putri.

Peninggalan 6. Pedang Sultan Kutai

Pedang Sultan Kutai terbuat dari emas padat. Pada gagang pedang terukir gambar seekor harimau yang sedang siap menerkam, sementara pada ujung sarung pedang dihiasi dengan seekor buaya. Pedang Sultan Kutai saat ini dapat Anda lihat di Museum Nasional, Jakarta.

Peninggalan 7. Tali Juwita

Tali juwita adalah peninggalan kerajaan kutai yang menyimbolkan 7 muara dan 3 anak sungai (sungai Kelinjau, Belayan dan Kedang Pahu) yang dimiliki sungai mahakam. Tali juwita terbuat dari benang yang banyaknya 21 helai dan biasanyan digunakan dalam upacara adat Bepelas.

Peninggalan  8. Keris Bukit Kang

Keris bukit kang adalah keris yang digunakan oleh Permaisuri Aji Putri Karang Melenu, permaisuri Raja Kutai Kartanegara yang pertama. Berdasarkan legenda, permaisuri ini adalah putri yang ditemukan dalam sebuah gong yang hanyut di atas balai bambu. Dalam gong tersebut, selain ada seorang bayu perempuan, di dalamnya juga terdapat sebuah telur ayam dan sebuah keris, keris bukit kang.

Peninggalan 9. Kelambu Kuning

Ada beberapa benda peninggalan kerajaan yang dipercaya memiliki kekuatan magis oleh masyarakat adat Kutai hingga saat ini. benda-benda ini ditempatkan dalam kelambu kuning untuk menghindari tuah dan bala yang bisa ditimbulkannya. Beberapa benda peninggalan sejarah kerajaan kutai tersebut antara lain kelengkang besi, tajau, gong raden galuh, gong bende, arca singa, sangkoh piatu, serta Keliau Aji Siti Berawan.


Peninggalan 10. Singgasana Sultan

Singgasana sultan merupakan peninggalan sejarah kerajaan kutai yang masih tetap terjaga hingga kini. Benda tersebut terletak di Museum Mulawarman. Dahulu Setinggil / Singgasana ini digunakan oleh Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Parikesit, dan raja-raja kerajaan kutai sebelumnya. Singgasana ini juga dilengkapi dengan payung, umbul-umbul, dan peraduan pengantin Kutai Keraton.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Peninggalan 11. Meriam

Kerajaan kutai merupakan kerajaan yang dilengkapi dengan sistem pertahanan kuat. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya peninggalan sejarah berupa meriam dan beberapa alat bela diri lainnya. Adapun meriam, kerajaan kutai memiliki 4 yang hingga kini masih terjaga dengan rapi. Keempat meriam tersebut antara lain Meriam Sapu Jagat, Meriam Gentar Bumi, Meriam Aji Entong, dan Meriam Sri Gunung.

Peninggalan 12. Tombak Kerajaan Majapahit

Tombak-tombak tua yang berasal dari Kerajaan Majapahit juga merupakan peninggalan sejarah  kerajaan kutai. Ya, tombak-tombak tersebut telah ada di Muara Kaman sejak dulu. Ini membuktikan jika kerajaan kutai dan Kerajaan Majapahit pada masa silam memiliki hubungan yang sangat erat.

Peninggalan 13. Keramik Kuno Tiongkok

Ratusan keramik kuno yang diperkirakan berasal dari berbagai dinasti di kekaisaran Cina tempo dulu yang sempat ditemukan tertimbun di sekitar danau Lipan membuktikan bahwa kerajaan kutai dan kekaisaran china telah melakukan hubungan perdagangan yang erat pada masa silam. Ratusan keramik kuno yang menjadi peninggalan sejarah kerajaan Kutai itu kini tersimpan di ruang bawah tanah musium mulawarman di Tenggarong, Kutai kartanegara.

Peninggalan 14. Gamelan Gajah Prawoto

Di Museum Mulawarman saat ini juga terdapat seperangkat gamelan. Gamelan-gamelan ini diyakini berasal dari pulau Jawa. Tak hanya itu, beberapa topeng, keris, pangkon, wayang kulit, serta barang-barang kuningan dan perak yang ada sebagai peninggalan sejarah kerajaan kutai tempo silam juga membuktikan bahwa telah ada hubungan erat antara kerajaan-kerajaan di Jawa dengan Kerajaan Kutai Kartanegara.

Nah, itulah 14 peninggalan sejarah kerajaan kutai yang dapat saya jabarkan. Jika Anda ingin lebih mengetahui berbagai benda sejarah ini lebih dalam, silakan datanglah ke Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, tepatnya di Museum Mulawarman.

4 Responses to "14 Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai + Gambar"

  1. emang jarak kerajaan kutai dan majapahit berapa abad ??? kan setelah kutai itu yg paling dekat tarumanegara koq ada tombak majapahit nyasar ke kutai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kerajaan Kutai Kartanegara adalah keberlanjutan dari Kerajaan Kutai Hindu Mas. Dengan Periode masa Kerajaan Kutai-Kerajaan Majapahit - Kerajaan Kutai Kartanegara. Jadi wajar kalau ada tombak atau benda-benda kuno asal Majapahit di wilayah bekas kerajaan Kutai ini. Tks. Mohon diluruskan jika salah.

      Hapus
  2. kenapa kerajaan kutai beda dengan kerajaan yang lain dilain daerah ada kerajaan masyarakatnya banyak dikutai kerajaan tertua masyarakatnya kok sedikit dan melihat persi sejarah siapa yang membawakannya kalau orang jawa ya persi jawa kalau orang sulawesi ya persi sulawesi jadi menurut saya sejarah kutai berdiri sendiri baru sekian abad kemudian baru suku2 lain ada di sejarah kutai.dan harus diingat kerajaan majapahit pernah ada memberi upeti sapi ke kerajaan kutai itu ada dikisahkan distupa muara kaman gmana?.......

    BalasHapus